:: Demam Dangdut ::
Jangan kaget kalau anda membaca judul blog kali ini. Pasalnya, memang di kantor sedang dilanda demam dangdut. Siapa bilang dangdut itu musik ‘remehan’, ‘rendahan’, atau even ‘kampungan’?? Teman teman di kantor saya yang memang sangat creative berhasil mengemas dangdut dalam kemasan yang berbeda. yaitu dengan menyanyikan sebait demi sebait bak pantun dan puisi. Begitu juga dengan backing vocals yang memadai. Untuk melengkapi penampilan, tidak dilupakan selendang sutra punya Mpok Nori yang menjadi object pemicu creativity.. (Selendang ini sering dijadikan accessories jadi-jadian oleh teman-teman saya, sebagai kerudung - tentunya, sebagai pelengkap ala winter in INTI - itu dari saya, dan menjadi sayap - ala Sandy - as she always thinks that she is a butterfly.. dan yang terakhir ala Wahyu as a Superman).. Membahas selendang, tapi bukan disana arah pembicaraan saya kali ini. Tenang saja, itu hanya appetizer.. atau pemancing untuk membaca blog saya kali ini..
Sebenarnya sejak dari day one saya bergabung disini, saya sudah mencium adanya tanda-tanda kreativitas tinggi yang kalau tidak digunakan sebagai mana mestinya akan menjadi useless dan tidak berpotensi (seperti penyanyi dangdut yang tidak meledak di pasaran).. Hari demi hari, senandung musik dangdut selaluuu saja menghiasi lecturers’ room di kantor saya - yeap, you read it correctly.. emang lecturers gak boleh ngedangdut?? hahaha.. you should see us doing our goyang maut.. (only if you are lucky enough)..
Sebut saja lirik "Terajanaaaa.." atau yang paling populer "Aku tak mau kalau aku dimaduuuu…terererenggg.. pulangkan saja kepada orangtuakuu..ihiyyyyy.." berbagai lagu dangdut pun mewarnai jam demi jam di kantor (Sebut saja dari Iis Dahlia, Meggie Z..sampai Camelia Malik).. Saya pun tak mau kalah menjadi lead vocalist atau sekedar membuat bunyi2an (who expect me to ngebor at this college hour?) haha.. You wish!!! But i wont grant it!!!.. Seiring berjalannya waktu, database lagu dangdut pun bertambah seperti Rekayasa Cinta, SMS ala trio macan, Bang Thoyib yang still on progress dan lain sebagainya.. ini diwarnai dengan adanya soundtrack dangdut of the month.. JABLAI!!!! yang kurang lebih liriknya seperti ini: jalan-jalan ke bina ria.. pulang-pulang berbadan dua.. meski tanpa restu orang tua abang.. aku rela dibawa pulang.. and everybody singss… lai lai lai laiii panggil aku si jablai… abang jarang pulang aku jarang dibelaiii.. serrrrrrr… serrrrrrrr.. dan biasanya ini terjadi ketika jam menunjukkan pukul 3 siang sampai jam 5..Itung-itung daripada kami makan gaji buta.. lebih baik disalurkan di entertainment industry seperti ini.. mengingat dangdut adalah music of my country..
Tidak sampai disana, tapi kami pun mengusulkan adanya "DANGDUT NAMES" untuk para lecturers di college saya.. Amazing.. dan memang menggelitik.. dimulai dengan teman saya SANDY.. yang memang asal surabaya.. kami pun composing a dangdut name especially for her.. setelah bongkar pasang.. akhirnya kami sepakat menamainya SANDY AGATHAASUR (Anak Gaul Jakarta Asal Surabaya) atau bisa juga (Anak Gaul Jakarta yang penting SYURRRRRRR).. begitu kata Mr. J.. thanks for your input Sir.. By the end of the day, saya pun kena imbasnya.. NANANG PEDANG PANJANG (Penyanyi Kondang Asal Jalan Panjang)..jangan disalahkan kalau saya memang mempunyai pedang panjang haha.. gak penting untuk dibahas.. yahhh semoga saja album perdana saya laris di pasaran..Lain daripada itu, admit it, ada juga PD3 alias Penggemar Dangdut Diam-Diam.. seperti Mr.Sumantri yang konon katanya tengah mempelajari ngebor ala Inul.. Yacko yang memang jarang bergoyang, tapi somehow shows her interest in this kind of music.. Sampai ke Head of Program yang paling melemparkan senyumnya ketika dangdut fever is in da house.. and she says like "Apaan sih.." gitu.. but perhaps next round we can expect her to bergoyang dangdut with us.. Yah namanya juga learning process.. nggak cuman asal nyanyi.. tapi harus didukung dengan goyang yang maximal..that’s what we are going to achieve.. and determine the strategy to get there haha sounds like an exam question to me..
Deretan lectures dengan dangdut background pun bertambah.. kadang dimulai dengan Wahyu yang memancing crowd dengan menyanyikan sepotong dari lagu dangdut pilihannya.. yang kemudian disusul dengan Revvi dan Riri di meja seberang atau even myself untuk meneruskan bait selanjutnya.. and it is like everybody is dangduting hahaha..berwarna memang.. adanya dangdut has made my life even more colourful.. Supir saya saja sampai berkomentar.. Mas Nanang kok semua lagu bisa ya.. dangdut lancar, Inggris apalagi haha.. Bukan aji mumpung ya, saya kan hanya mengembangkan bakat yang terpendam.. (Gitu deh kira-kira jawaban celebrities kita kalo di infotainment)..
Admit it, suka atau engga suka, kampungan atau engga kampungan, dangdut sudah menjadi ciri khas masyarakat kita sehari-hari.. Dari semua advertising campaign memang sebagian besar menggunakan lagu dangdut yang memang melekat di hati rakyat Indonesia.. duhhh.. kapan ya lagu dangdut dijadikan lagu nasional hehe.. Yang jelas, lagu yang katanya ciri khas Indonesia ini memang cukup menghibur untuk menjalani kehidupan sehari-hari di kota Jakarta yang rame, sibuk, banjir, lampu mati, a very bad traffic jammed and hari-hari saya di kantor hehe.. Shall we make one day as our dangdut day, where we have to dress up just like dangdut singers hahaha.. Well, oh well, kalau memang begitu adanya, akan saya minta Mpok Nori untuk membawa selendang sutranya.. and I am sure, Sandy pun dengan senang hati memakainya.. Ladies and gentlemen, inilah penyanyi dangdut kesayangan anda, Sandy AGATHAASUR !! dan dia akan bernyanyi.. Lai lai lai.. panggil aku si jablai.. hahaha.. (Sandy, if you are reading this, dont throw those paper to my desk ya hahaha..)
Menurut saya pribadi, dangdut itu harus sensasional.. enggak kampungan dan nggak asal goyang.. sejajar dengan pendapat para pemusik dangdut di tanah air.. katanya dangdut itu enggak gampang, cengkoknya harus pas.. enggak asal goyang.. dan enggak norak.. yahhh as simple as that.. makanya saya agak heran, kenapa Inul kok sempet di banned.. lha wong dia kan cari makan.. kalo emang goyangnya terlalu ‘ngeboooorrr’.. ya merem aja dong..who ask you to look at Inul??.. we are FBI.. also known as FANS BERAT INUL!! haha..
Jika anda bertanya moral blog kali ini apa?? Hmm.. itu yang membuat saya berpikir sejenak.. eh dua jenak atau tiga jenak.. hmm.. akan saya rumuskan kurang lebih seperti ini.. MEMASYARAKATKAN DANGDUT.. dan MENDANGDUTKAN MASYARAKAT hahaha.. anda siap bergoyang?? serrrr serrrr…ihiyyyyyyyyyyy…
March 15th, 2007 at 6:32 pm
ya betullll…. dangdut sejajar dengan jenis musik lain di tangga nada iTunes gw. Gw admit kalo gw seneng beberapa lagu dangdut, basically hampir semua jenis lagu gw demen. Dari yg mellow menyakitkan jiwa, rock, classical sampai garage-electronic dsb hehehe…
March 16th, 2007 at 7:59 pm
Huahaha …yep Nang, kita musti punya O.M ..Rev, lagu yang menyakitkan jiwa itu yang kayak gimana sih ? kok sereemm >_< . Go dangdut !
March 22nd, 2007 at 11:35 pm
Haha.. O.M.Revvy.. asal jangan jablai tiap hari ya.. well sandy, we are very understanding kok hahaha.